Halfway, Kuta-Bali, 10/07/11

Event final VQS Totally Twisted Crustaceans of Metal minggu lalu masih meninggalkan kenangan yang manis bagi sebagian orang yang hadir kemarin di event tersebut. Untuk para kontestan yang berhasil naik podium, itu merupakan momen manis yang akan selalu mereka ingat. Selain itu, event yang “rock and roll” tak akan mudah dilupakan, termasuk untuk para staff event, anak-anak yang hadir dan pengunjung VQS Champs Totally Twisted Crustaceans of Metal. Berikut foto-foto yang menggambarkan bagaimana serunya event minggu lalu tersebut, feast your eyes!

Anak-anak yang berkumpul di depan tenda “Hair Salon dan Tattoo” bersemangat untuk menyaksikan rekan-rekannya berkompetisi pagi itu, untuk sebagian mereka cukup senang setelah mendapatkan tattoo pertama di kulitnya walaupun itu tattoo palsu.

Kontes lip-sync di jeda makan siang antara dua band terlihat cukup serius. Band “Penghianat” dengan personil Reef dan Raju vs Band “Bebek Pink” dengan personil kakak beradik dari lokal kuta. Rock and roll time!

Berdasarkan pemilihan suara oleh penonton, kakak beradik dari band “Bebek Pink” keluar sebagai juara dengan penampilan maksimal ala bintang rock.

“Kunyit” Suartha benar-benar terlihat menyatu dengan foto karakter di box ini, rambut pirang terlihat cocok untuknya.

Di konser rock tentu saja “biker chick” harus ada, perpaduan antara motor besar dan cewek itu adalah pemandangan yang saling melengkapi.

Bus yang menyediakan burger dan bir dingin penting untuk selalu ada di lokasi yang menyuguhkan olah raga aksi dan musik, energi yang disalurkan harus seimbang sama nutrisi yang masuk.

Proses untuk menjadi bintang rock tidak mudah, “Bol” Adiputra merasakan proses itu, bukan cuma potongan baju yang terlihat cadas tapi juga rambut harus terlihat beda.

Personil band baru saja keluar dari “hair salon”, Ari “Mukti” Method, Ribut “Irama” Wahyudi dan Sam “Bora” sudah siap mengguncang panggung hari itu.

Aksi di belakang panggung bersama para groupies dan kru backstage, Ari “Mukti” Method terlihat benar-benar seperti bintang rock.

Ribut “Irama” Wahyudi sudah siap luar dan dalam untuk menghibur.

Tattoo bergambar tengkorak sudah hampir menjadi ciri khas untuk pecinta musik rock and roll.

Mario “Lars” Palandeng adalah penggemar besar rock and roll.

A real rock concert akhirnya dimulai, penonton benar-benar merasakan perpaduan antara olah raga aksi dan musik. Kombinasi yang sangat menghibur.

Hoist up adalah tradisi di sebuah konser musik, Ade “Ikang” Dewadi kru backstage yang menjadi korban hari itu. Long live rockĀ and roll!!

Aksi panggung yang gila dari Smoking Holy Joe, suara gitar nyaring membelah pantai Kuta sore itu…pertunjukan yang luar biasa!

“Bol” Adiputra setelah melepaskan kostum panggung sekarang menjadi salah satu penonton di antara kerumunan.

Musik menjelang matahari terbenam tidak sering terjadi, enjoy the moment people…enjoy.

Kontes surfing yang dipenuhi dengan energi luar biasa, sebuah pertunjukan yang tak bisa terlupakan. Terimakasih untuk semua pihak yang sudah membantu terselenggaranya event ini dan terimakasih untuk para pengunjung yang hadir untuk memeriahkan Volcom Stone’s VQS Totally Twisted Crustaceans of Metal. Great show always filled with great people! And always remember Let the Kids Ride Free…