Volcom Presents

Makna Murni

Di balik Makna Murni

Melalui brand campaign ‘Makna Murni’ yang berbentuk dalam web series, Volcom Indonesia berbagi cerita tentang panggilan jiwa serta perjalanan atlit & brand ambassador kami dalam mewujudkan visi mereka. 

 

Setiap individu menceritakan kisah uniknya. Suka dan duka dalam mengejar sesuatu yang mereka cintai; dalam skateboarding, musik, surf atau seni.

 

Banyak yang beranggapan bahwa jalan yang mereka pilih tidak rasional. Konyol. Absurd. Tapi bagaimana kami bisa mengabaikan panggilan sejati kami? 

 

Kami terlahir untuk mengejar visi ini, mimpi ini. Mengubah semua rintangan menjadi kesempatan. Kami terus mendorong diri kami lebih maju, mencari keberanian kreatif untuk mencoba sesuatu yang mustahil. Dan saat visi itu terwujud, kami merasa lebih dari sekedar hidup.

 

Inilah Makna Murni. True To This.

Episode 1
Sanggoe Dharma Tanjung

Mengenal skateboard sejak usia lima tahun, hingga meraih prestasi di kancah skateboard internasional, Sanggoe Dharma Tanjung tetap melalui proses yang sama seperti semua skateboarder lainnya, jatuh dan gagal berulang kali. Namun kegigihan dan kecintaannya akan skateboard mampu membuat perbedaan besar dalam hidupnya.

Episode 2
Timotius Firman

Dikenal luas di Indonesia sebagai salah satu personil band Saint Loco, Timotius Firman (Tius) menekuni musik sebagai sebuah tantangan pribadi. Menciptakan karya seni yang bisa dinikmati dan menjadi motivasi untuk orang lain adalah hal yang membuat dirinya tidak pernah berhenti tumbuh & berkembang dalam bermusik.

Episode 3
Nyoman Satria

Tumbuh besar di daerah pesisir, Nyoman Satria mengikuti jejak sama seperti yang dilalui ayahnya yang juga merupakan seorang peselancar. Dengan berada di atas ombak, dia menemukan kebebasan serta keselarasan dalam bersatu dengan alam, dan hal tersebut menjadi pendorong bagi dirinya untuk menjadi peselancar yang lebih baik agar dapat menjadi inspirasi bagi peselancar generasi selanjutnya.

Episode 4
Anneke Fitrianti

Terlahir dalam lingkungan di mana tato adalah hal yang lumrah, membuat Anneke Fitrianti ‘terpanggil’ untuk menjadi seorang artis tato. Melalui aktifitas membuat tato, dirinya menemukan media ‘pelarian’ dan meditasi yang positif yang kemudian berkembang menjadi sebuah profesi dan karir dalam hidupnya.

FFOLLOW US & STAY TUNED!